![]() |
| Kolaka Utara |
Tak pernah sekalipun
membayangkan akan ada di tempat ini, Pomalaa-kolaka-Sulawesi Tenggara.
Merantau
… kata yang sejak dulu sudah terbiasa kudengar tetapi baru sekarang sekarang
kurasakan. Tinggal jauh dari keluarga
dan sahabat, memulai kehidupan baru dengan lingkungan dan teman baru.
Sekarang sudah
3 bulan saya ditampat ini menyangdang status sebagai anak rantau. Kadang perasaan
rindu itu akan tiba2 tiba muncul di keheningan dan kegelapa malam.
Tiga bulan di tempat ini
dapat teman baru, pengalaman baru, suasana baru, dan cerita kehidupan yang
baru. Tak pernah sedikitpun terlintas bayangan untuk tinggal di kota ini “Pomalaa”.
Kota kecil di daeah sulawesi tenggara, kota yang sangat mengagumkan. Jika kalian
melihat kota ini begitu makmur dan damai. Di makassar tak pernah saya temui
gunung dan pantai berseblahan, tapi di kota ini seperti itu. Disisi kanan
gunung di sisi kirinya lautan, di depan lautan di belakangnya pegunungan.
Tempat wisatanyapun laut dan
gunung.
Disini sebenarnya bukan
daerah terpencil, karena sudah terdapat bandara yang beroperasi setiap hari
dengan 3 kali penerbangan perharinya. Tapi dalam lubuk hati yang terdalam saya
masih merasa daerah ini terpencil.
Tak ada kendaraan umum yang banyak
lalu lalang seperti dikota Makassar, kota metropolitan yang sangat kurindu.
Tetes air hujan yang turun di
musim penghujan ini sepertinya tak hanya membawa hujan dan rasa dingin, tetapi
membawa rindu dan kenangan. Kehangatan akan
kebersamaan keluarga dan sahabat kini jadi moment yang akan selalu kurindukan. Hari libur yang ditunggu2 akan menjadi
pengobat rindu yang ampuh untuk bertemu dan berbagi cerita.
![]() |
| Pantai harapan |
Di kota ini aku akan
melanjutkan perjalanan hidup dalam beberapa bulan atau mungkin bebrapa tahun
atau puluhan tahun, semua hanya Allah yang tahu.
Rindu keluarga, sahabat, dan
kekasih menjadi makanan setiap hari yang akan dirasakan sang anak rantau,
jangan tanyakan ada berpa tetes air mata yang sudah mengalir, ada banyak cerita
yang terpendam. Sebenarnya predikat anak rantau itu tidak mudah kawan.
Tetapi kekuatan dari sekitar,
sesama anak rantau akan mengutkanmu sedikit demi sedikit, dan dari sinilah kau
mulai belajar menjadi dewasa, menjadi seseorang yang mandiri. Dan kemudian hari
akan menjadi anak rantau yang tidak cengeng lagi.
Aamiin….


